Kebutuhan tidur setiap individu memang bisa berbeda, namun secara biologis, perempuan memang lebih berisiko punya kualitas tidur yang lebih buruk dibanding laki-laki. Alasannya mulai dari masalah hormon sampai beban pikiran.
Contents
Alasan Pria Cenderung Tidur Lebih Mudah dan Lama
Dr. Christopher J. Allen yang merupakan dokter spesialis kedokteran tidur, menyebutkan bahwa perempuan punya tantangan unik yang membuat tidur nyenyak jadi barang mewah. Berikut faktor yang memengaruhinya:
1. Hormon
Sistem hormonal perempuan jauh lebih kompleks dan sering berubah-ubah. Sedangkan laki-laki memiliki hormon tidur yang cenderung lebih stabil. Christopher menyebut faktor ini sebagai alasan terbesar.
Hormon perempuan, terutama estrogen dan progesteron, naik turun mengikuti siklus bulanan. Kedua hormon tersebut lah yang punya peran penting dalam mengatur siklus tidur dan menentukan seberapa dalam atau nyenyaknya tidur.
“Saat progesteron turun sebelum menstruasi, tidur jadi lebih sulit dan kamu jadi sering terbangun. Lalu, saat estrogen turun saat masa perimenopause, pola tidur bisa sangat berantakan,” ujarnya, dikutip dari Hindustan Times, Senin, 20 April 2026.
2. Kecemasan dan Depresi
Kesehatan emosional perempuan juga punya pengaruh besar ke kualitas tidur. Menurut Christopher, perempuan lebih rentan terkena dampak langsung dari perubahan suasana hati seperti kecemasan (anxiety) dan depresi.
“Perempuan punya risiko dua kali lebih tinggi dibanding laki-laki untuk mengalami kecemasan dan depresi. Masalahnya, tidur yang buruk bikin kecemasan makin parah, dan kecemasan bikin tidur makin susah,” jelasnya.
Selain itu, stres juga bereaksi beda pada otak. Laki-laki mungkin bisa tetap tidur nyenyak dalam 10 menit meski sedang mengalami stres, tapi otak perempuan cenderung tetap ‘siaga’ di saat seperti itu.
3. Mode Pengasuh (Caregiving Mode)
Perempuan sering kali jadi pengasuh utama dalam keluarga. Tanggung jawab ini sering kali terbawa sampai ke alam bawah sadar. Beban pikiran atau mental load ini pun tidak bisa mati begitu saja saat malam hari.
Perempuan cenderung punya kewaspadaan mental yang lebih tinggi, misalnya refleks mendengarkan suara bayi, mengurus anak yang sakit, sampai memikirkan jadwal keluarga untuk esok hari.
Hasilnya, perempuan merasa punya tanggung jawab besar. Dengan begitu, otak akan dalam kondisi ‘setengah siaga’ saat tidur, yang membuat tidur menjadi lebih ringan dan mudah terganggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
